Mahasiswa Program Studi Hubungan Masyarakat Universitas Padjadajran yang tergabung dalam Tim PRempuan berhasil memenangkan Juara 1 Public Relations Competition pada lomba Komunikasi Fiesta di Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya pada 23 April 2022. Tim ini terdiri dari Alifia Sabila Putri, Mentari Prameswari Binangkit, dan Yolanda Patricia mahasiswa Prodi Humas Angkatan 2020.
Komunikasi Fiesta yang merupakan kompetisi mahasiswa komunikasi tingkat nasional yang diselenggarakan oleh Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya. Komunikasi Fiesta telah dilaksanakan sebanyak 11 kali sejak tahun 2012. Pada tahun ini, Komunikasi Fiesta mengangkat tema “Action!: Agents of Change for Sustainable Development” yang berfokus pada upaya Gen Z dalam pelaksanaan Sustainable Development Goals.
Public Relations Competition adalah salah satu mata lomba dari Komunikasi Fiesta. Dalam Public Relations Competition, peserta ditantang untuk memposisikan diri sebagai tim PR Kemendikbud dan merancang program kerja yang bertujuan menciptakan pendidikan berkualitas serta menjadi solusi dari permasalahan tidak relevannya dunia pendidikan dengan pekerjaan.
Tim PRempuan menjawab tantangan tersebut dengan memberikan solusi bernama Menuju Merdeka. Menuju Merdeka adalah program kerja yang mengoptimalkan fitur Kampus Merdeka untuk membantu pelajar dalam merencanakan karier mereka sebelum memasuki perkuliahan.
Tujuan dari program ini adalah pelajar dapat mengetahui gambaran karier yang ingin mereka tuju dan bagaimana cara mencapainya. Upaya ini dilakukan agar sehingga pelajar lebih terarah dalam memilih program studi di universitas serta kegiatan pengembangan diri selama perkuliahan. Hal ini juga membantu mahasiswa agar kelak dapat mendapatkan pekerjaan yang sesuai dengan latar belakang pendidikannya.
Perjalanan tim PRempuan selama kompetisi ini tidaklah mudah, terutama karena pengalaman Alifia, Yolanda, dan Mentari yang masih minim dalam kompetisi public relations. Salah satu pengalaman yang paling mendebarkan adalah pada tahap final. Pada tahap ini setiap tim diminta melakukan press conference sebagai PR Kemendikbud dengan topik yang belum dikuasai oleh tim, yaitu tentang akses pendidikan untuk penyandang disabilitas. Namun dengan bimbingan dari Pak Anwar Sani selaku pembina, Tim PRempuan dapat melewatinya dengan baik.
Mengikuti Komunikasi Fiesta menjadi kesempatan belajar bagi Tim PRempuan. Tidak hanya belajar tentang Public Relations dan SDGs, tapi juga tentang bagaimana beradaptasi dengan keadaan yang tidak terduga dalam waktu yang singkat. Kuncinya adalah harus selalu terbuka untuk belajar hal baru dan mendengarkan masukan dari orang lain.