Diandra Aulia atau yang akrab disapa Rara, merupakan seorang mahasiswa Hubungan Masyarakat Unpad angkatan 2025 peraih Gold Medal AISEEF 2026, sebuah ajang kompetisi karya ilmiah dan inovasi tingkat internasional (skala ASEAN dan global) yang diselenggarakan oleh Indonesia Young Scientist Association (IYSA). Saat pertama diterima di Unpad, Rara sering merasakan ketakutan dan keraguan terkait program studi yang ia pilih. Namun, Rara membuktikan bahwa keberanian untuk mencoba dapat membuka banyak peluang. 

Rara berasal dari keluarga dengan latar belakang pendidikan ekonomi dan politik. Meski demikian, ia memilih Prodi Hubungan Masyarakat Fikom Unpad sebagai pilihan pertama saat SNBP berdasarkan hasil psikotes dan pertimbangan orang tua. Setelah menjadi mahasiswa Fikom Unpad, ia sempat ragu dengan pilihannya. Namun, setelah berdiskusi dengan guru BK dan orang tua, Rasa penasaran untuk berkembang yang tumbuh dalam diri Rara mengalahkan kekhawatirannya tersebut.

Pada semester pertama, ia mendaftar ke berbagai organisasi dan kepanitiaan seperti Sijakom, Perak, BEM Fikom, serta Young Investor. Namun, seluruh pendaftarannya tersebut ditolak. Meski begitu, Rara tidak menyerah. Ia menjadikan pengalaman tersebut sebagai bahan evaluasi. 

Melalui proses wawancara yang ia ikuti, Rara menyadari bahwa ia belum melakukan persiapan secara matang. Pengalaman gagal ini menjadi fase penting yang membantu Rara mengatasi rasa ragu dan mulai percaya pada kemampuannya sendiri.

Prestasi Organisasi Menjadi Titik Balik

Diandra menjadi staff BEM Unpad

Pengalaman gagal membuat Rara belajar lebih serius. Ia mulai menerapkan ilmu Hubungan Masyarakat yang ia pelajari di kelas untuk mempersiapkan diri menghadapi seleksi organisasi dan berhasil lolos menjadi Staf Departemen Hubungan Eksternal BEM Kema Universitas Padjadjaran Kabinet Meraki Raia. Selain itu, Ia juga berhasil menjadi panitia SOLA 2025. Keberhasilan tersebut menjadi titik balik yang meningkatkan kepercayaannya sebagai mahasiswa baru.

Diandra Menjadi Peraih Gold Medal AISEEF 2026

Setelah mendaftar di berbagai kepanitiaan dan organisasi, Rara mulai mengembangkan minat di bidang riset. Saat liburan akhir semester satu menuju semester dua, ia mengikuti kompetisi riset internasional AISEEF di Universitas Diponegoro, Semarang.

Dalam kompetisi tersebut, ia berkolaborasi dengan dua rekannya, Lieve dan Rein. Meskipun mereka hanya berkomunikasi melalui telepon sebanyak tiga kali, mereka tetap menyusun penelitian secara efektif. Tim tersebut mengangkat topik QRIS Cross Border sebagai fokus penelitian. Berkat kerja keras dan komitmen yang kuat, Rara bersama timnya berhasil meraih Gold Medal AISEEF pada Februari 2026. 

Prestasi tersebut semakin mengukuhkan posisi Rara sebagai Mahasiswa Baru Berprestasi Fikom Unpad yang mampu berkembang di bidang akademik maupun organisasi. Keberhasilan ini juga menjawab keraguan yang pernah muncul ketika ia ragu memilih jurusan humas pada awal perkuliahan.

Pesan untuk Mahasiswa Baru yang ragu pilih jurusan humas

Menurut Rara, mahasiswa baru tidak perlu takut mencoba berbagai peluang selama mampu mengelola waktu dan memahami kapasitas diri.

“Jangan takut untuk mencoba kepanitiaan, organisasi, maupun lomba. Dengan catatan lihat kemampuan diri sendiri, harus siap mental, waktu, dan juga keinginan terus belajar. Karena seorang Public Relations atau orang di bidang komunikasi harus siap dengan perubahan,” ujarnya.

Rara juga memegang satu kutipan yang selalu memotivasinya selama menjalani perkuliahan.

“Di masa depan, bagaimanapun kamu capek sama kerjaan kamu di kuliah atau di lingkungan kerja, .kalau itu passion kamu, pasti kamu akan menjalani pekerjaan itu dengan rasa senang”

Perjalanan Rara menunjukkan bahwa ketakutan merupakan hal yang wajar bagi mahasiswa baru. Namun, keberanian untuk terus mencoba dapat membawa seseorang menuju berbagai pencapaian yang sebelumnya tidak pernah ia bayangkan.

Niskala Yoga Indradinata

[email protected]

Share this: