Jatinangor – Himpunan Mahasiswa Hubungan Masyarakat Fikom Unpad mengadakan acara donor darah di Masjid Raya Unpad Kampus Jatinangor, Kamis (16/03). Kegiatan ini merupakan salah satu dari rangkaian acara Maroon Beraksi.
Dalam upaya mendukung Unit Donor Darah KSR PMI Unpad, Hima Humas mengirimkan sepuluh perwakilannya yang dengan sukarela mendonorkan darahnya. Kehadiran mereka bukan hanya sebagai peserta, tetapi juga sebagai wujud nyata dari semangat kemanusiaan dan kepedulian terhadap sesama.
Unit Donor Darah KSR PMI Unpad menjadi tuan rumah bagi kegiatan ini, menciptakan lingkungan yang nyaman dan aman bagi para peserta donor daran. Dalam proses donor darah, kesepuluh perwakilan Hima Humas mengikuti semua prosedur dengan seksama, mulai dari pendaftaran hingga proses pengambilan darah.
Dengan kegiatan seperti ini, Hima Humas tidak hanya menjadi organisasi mahasiswa saja, tetapi juga menjadi agen perubahan positif di tengah-tengah masyarakat dengan berkontribusi nyata melalui Maroon Beraksi.

Kepala Bidang Sosial dan Kemasyarakatan Hima Humas, Shofyan Tsauri Hermawan, berharap kegiatan Maroon Beraksi ini dapat sebagai wadah mahasiswa untuk melakukan langkah nyata untuk masyarakat disekitarnya. “Kegiatan donor darah merupakan hal sederhana yang belum begitu banyak disadari oleh masyarakat. Kegiatan donor nyatanya baik juga untuk kesehatan pendonor. Hal penting lainnya yang menjadi point utama kita sebagai yang memiliki raga yang sehat dapat membantu dan menyelamatkan orang yang sedang berjuang untuk kesehatan dirinya. Maroon Beraksi 1 ada untuk menyadarkan juga mewadahi para mahasiswa sebagai generasi muda yang sehat dapat melakukan langkah nyata untuk masyarakat disekitarnya,” ujar Shofyan.

Semoga kegiatan seperti ini terus menjadi inspirasi bagi semua orang untuk terlibat dalam kegiatan sosial yang memberikan dampak positif bagi masyarakat dan lingkungan sekitarnya. Melalui Maroon Beraksi, Hima Humas Unpad membuktikan bahwa mereka tidak hanya menjadi bagian dari kampus, tetapi juga menjadi bagian dari perubahan positif dalam masyarakat.
###
Penulis: Hanna Aliya Khairunnisa