Perjalanan Karir Hana Yemima Debora: Alumni Humas Unpad

Hana Yemima Debora, alumni Hubungan Masyarakat Universitas Padjadjaran 2017, hadir dalam profil alumni kali ini. Saat ini ia bekerja sebagai Associate Account Manager di Frisian Flag Indonesia. Yuk baca lebih lanjut cerita Mba Hana tentang bagaimana pengalaman kuliah membantunya meniti karir saat ini.

Awal Karir di Dunia Profesional

Segera setelah lulus pada tahun 2021, Hana bergabung sebagai Account Executive di Dentsu Indonesia. Dentsu adalah sebuah agensi periklanan multinasional yang berkantor pusat di Tokyo, Jepang. Dentsu dikenal sebagai salah satu perusahaan periklanan terbesar di dunia. Sebagai Account Executive, Hana membantu strategi komunikasi untuk beberapa klien diantaranya SGM dari Danone. Pengalaman ini memunculkan minatnya pada industri Fast-Moving Consumer Goods (FMCG), yaitu produk yang terjual dengan cepat dan relatif murah, seperti makanan, minuman, produk pembersih, dan produk perawatan pribadi.

Hana menjelaskan, “Sebagai Associate Account Manager, saya memimpin tim yang terdiri dari salesman, merchandiser, dan SPG untuk mendistribusikan produk Frisian Flag dan menjalankan kegiatan penjualan langsung kepada konsumen. Fokus utama saya adalah mengelola tim untuk mencapai target penjualan bulanan dengan KPI yang telah ditetapkan.” Selain itu, Hana juga bertanggung jawab atas manajemen akun-akun klien seperti toko-toko, supermarket, dan minimarket. “Menjalin hubungan baik dengan distributor di wilayah Jawa Barat adalah bagian penting dari pekerjaan saya untuk memastikan distribusi produk berjalan lancar dan target penjualan tercapai,” tambahnya.

Relevansi Kuliah dengan Karir

Ilmu yang dipelajari Hana selama di bangku kuliah terbukti bermanfaat dalam karirnya saat ini. Keterampilan dalam bidang Marketing PR dan kemampuan bernegosiasi menjadi pondasi yang kuat dalam setiap langkahnya. Marketing PR mengajarkan Hana tentang bagaimana menciptakan permintaan dan membangun hubungan dengan konsumen serta mitra bisnis, sementara kemampuan bernegosiasi membantu Hana dalam menghadapi berbagai situasi penting, terutama sebagai wajah Frisian Flag di Jawa Barat.

Foto Hana bersama teman-temannya dan salah satu dosen Program Studi Humas saat kuliah.

Meskipun tidak terlalu aktif dalam organisasi, Hana terlibat dalam kegiatan selama menjadi mahasiswa diantaranya sebagai asisten Laboratorium Humas di Fikom Unpad. Selain itu, ia juga aktif mengikuti berbagai lomba dan kompetisi komunikasi. Hanna pernah memenangkan kompetisi seperti AjiSaka UGM dan Comvi. Hana mengakui bahwa pengalamannya saat berlomba turut membantu dalam penguatan mental serta meningkatkan kompetensinya dalam bidang Public Relations, pada akhirnya hal inilah yang membantu kesuksesannya masuk dalam program Management Trainee di PT. Frisian Flag.

Foto Hana dalam salah satu perlombaan yang diikutinya, lomba Ajisaka, saat masa kuliah.

Pesan untuk Mahasiswa Humas yang Bimbang Dengan Perjalanan Karirnya

Hana berpesan kepada teman-teman mahasiswa Humas untuk tidak membatasi diri dalam mengejar karir. Dulu, sebagai mahasiswa PR, ia berpikir hanya ingin menjadi PR saja karena pekerjaan itu langsung terkait dengan jurusannya. Namun, ternyata sebagai seorang PR atau humas, kita memiliki keterampilan dasar yang dibutuhkan di berbagai bidang pekerjaan, seperti sales, marketing, atau bahkan IT. Keterampilan dasar sebagai public relations untuk berhubungan dengan orang, membangun branding, dan menjaga hubungan agar tetap sustain sangatlah penting. Jadi, jangan membatasi diri kalian.

Selain itu, Hana menyarankan agar mahasiswa dapat aktif selama perkuliahan dikelas dan mengeksplorasi pengalaman berorganisasi dan berkompetisi saat masih kuliah. Jangan hanya eksplorasi di dalam himpunan atau fakultas saja, tetapi juga coba banyak kompetisi dan beasiswa di luar kampus. Hal ini akan memperluas pemikiran dan menambah jaringan yang nantinya bisa berguna di dunia kerja. Menurut Hana, “Jangan pernah puas dengan apa yang kalian lakukan saat ini. Apa yang kalian kerjakan di kampus benar-benar menjadi bekal besar ketika menghadapi dunia nyata.”

###

Marwafazka Zaldin

[email protected]

Share this: