Pangandaran merupakan destinasi wisata berbasis lingkungan yang cukup populer di Indonesia, namun Pangandaran memiliki potensi bencana yang tinggi. Pangandaran menduduki peringkat 16 diantara seluruh kabupaten di Indonesia dalam hal potensi bencana, karena itu diperlukan sebuah program untuk meningkatkan daya tahan masyarakat dan daya adaptasi masyarakat terhadap bencana, agar masyarakat mampu bentindak dengan cepat dan tepat ketika bencana terjadi dan masyarakat tahan terhadap efek pasca bencana. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini meliputi ceramah, diskusi dan simulasi bencana. Dengan kegiatan pengabdian ini diharapkan agar masyarakat dapat: 1) memahami dan tahu bersikap ketika bencana terjadi, dan mengurangi resiko bencana di sekitar tempat tinggal mereka; 2) masyarakat mengetahui bagaimana dan kemana mereka mencari informasi mengenai kebencanaan yang meliputi teknik dan penanganan bencana; 3) meningkatkan kesiapan fisik dan mental masyarakat ketika bencana terjadi; 4) memberikan pemahaman kepada masyarakat pentingnya menjaga kelestarian lingkungan hidup agar terhindar dari bencana.
Kata kunci: disaster mitigation, disaster-resistant communities, coastal communities, disaster education