Bincang Prodi: Suara Mahasiswa Humas Disampaikan dalam Forum Terbuka

Jatinangor, 11 Juni 2025 – Departemen Mahasiswa dan Advokasi Himpunan Mahasiswa Program Studi Hubungan Masyarakat (HIMA Humas) kembali menggelar Bincang Prodi, sebuah forum resmi yang mempertemukan mahasiswa dan pengelola Program Studi Humas. Kegiatan ini berlangsung di Ruang Moestopo, Gedung 4 Lantai 3, Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Padjadjaran.

Acara ini dihadiri oleh Ketua Program Studi Humas, Ceturion Candratama Priyatna, Ph.D, sejumlah perwakilan dosen, pengurus HIMA, serta mahasiswa dari berbagai angkatan. Bincang Prodi dirancang sebagai wadah diskusi terbuka dan penyaluran aspirasi terkait isu akademik maupun non-akademik yang dialami mahasiswa.

Puncak Program Konsolidasi 2.0

Bincang Prodi merupakan bagian akhir dari program Konsolidasi 2.0, inisiatif unggulan dari Departemen Mahasiswa dan Advokasi HIMA Humas. Kegiatan ini diawali pada 26–28 Mei 2025, dengan pengumpulan aspirasi mahasiswa melalui berbagai kanal.

Tujuan utama dari Konsolidasi 2.0 adalah menciptakan ruang aman, inklusif, dan terpercaya untuk menyampaikan pendapat. Dengan mengusung semangat dari film Inside Out, kegiatan ini mengajak mahasiswa untuk lebih terbuka dalam mengenali dan mengekspresikan emosi serta aspirasi mereka.

Mekanisme Konsolidasi

Konsolidasi dibagi dalam dua bentuk:

  • Sesi Offline: Mahasiswa dapat menuliskan aspirasi di open booth atau berdiskusi langsung melalui sesi one-on-one bersama staf Advokasi HIMA Humas di depan Gedung 2 Fikom Unpad.
  • Sesi Online: Bagi mahasiswa yang tidak dapat hadir langsung, disediakan forum digital melalui Instagram Story @maroonconnect dan Official LINE Account Mahasiswa dan Advokasi HIMA Humas setiap malam pukul 18.00–21.00 WIB.

Aspirasi Ditindaklanjuti dalam Bincang Prodi

Bincang Prodi, forum mempertemukan mahasiswa dan pengelola Program Studi Humas

Seluruh aspirasi yang terkumpul selama Konsolidasi 2.0 dibawa ke forum Bincang Prodi sebagai bahan diskusi bersama dosen dan pengelola program studi. Beberapa isu yang mencuat antara lain:

  • Penyesuaian jadwal perkuliahan
  • Beban tugas yang dianggap tidak proporsional
  • Pengembangan fasilitas penunjang pembelajaran

Dalam sesi tersebut, Pak Cendi, menyampaikan bahwa pihak prodi siap menindaklanjuti aspirasi yang masuk. Ia juga menegaskan bahwa masukan terkait fasilitas kampus akan diteruskan kepada pihak fakultas. Beliau menambahkan, “Dunia kuliah adalah simulasi dunia kerja. Semua tantangan yang kalian hadapi akan membentuk karakter dan daya juang.”

Respon terbuka dari dosen dan pengelola prodi mencerminkan komitmen terhadap transparansi, partisipasi, dan perbaikan berkelanjutan.

Harapan ke Depan

Melalui program Konsolidasi 2.0 dan forum Bincang Prodi, Departemen Mahasiswa dan Advokasi HIMA Humas berharap terbentuknya budaya akademik yang lebih inklusif dan partisipatif. Forum seperti ini bukan hanya sebagai sarana penyampaian aspirasi, tetapi juga jembatan untuk mempererat hubungan antara mahasiswa dan pengelola prodi.

Penulis: Dhavnie Nada Aliyah Wardhana
Email: [email protected]

Share this: