Layaknya para penjelajah yang terjebak di dalam dunia Jumanji, seluruh pengurus Himpunan Mahasiswa Hubungan Masyarakat (Hima Humas) Fikom Unpad Kabinet Trikatha dihadapkan pada sebuah labirin penuh tantangan. Namun, ini bukanlah sekadar permainan bertahan hidup biasa. Kegiatan Latihan Dasar Kepemimpinan Organisasi (LDKO) 1 yang diadakan di termin pertama setiap kepengurusan Hima Humas ini hadir sebagai fase pembinaan krusial untuk menguji, menempa, dan menyatukan seluruh elemen kepengurusan.
Labirin Jumanji ini tentu tidak dapat ditaklukkan hanya dengan mengandalkan kekuatan individu. LDKO 1 diselenggarakan dengan tujuan mendalam: meningkatkan pemahaman pengurus mengenai asas organisasi, memperkenalkan budaya kerja Kabinet Trikatha, serta menjadi sarana team building. Harapannya adalah petualangan ini dapat menyatukan seluruh fungsionaris menjadi satu keluarga besar yang siap bersinergi secara total.
Menurunkan Nilai Abstrak Menjadi Simulasi Taktis
Untuk selamat dan memenangkan permainan di dalam LDKO 1, setiap penjelajah wajib memahami dua instrumen utama, yaitu Asas Hima Humas dan Budaya Kerja Trikatha. Asas Hima Humas bertindak sebagai hukum alam yang absolut, meliputi Profesionalitas, Kekeluargaan, dan Demokrasi. Pemahaman akan asas ini sangat penting karena akan menjadi pondasi dalam melaksanakan setiap program kerja ke depan.
Sementara itu, Budaya Kerja Kabinet Trikatha merupakan identitas yang melekat pada setiap langkah pengurus, yang tercermin melalui nilai Reliable, Respect, dan Appreciations. Diharapkan pengurus Hima Humas dapat mencerminkan budaya kerja baik ini di dalam maupun di luar organisasi. Menariknya, nilai-nilai abstrak tersebut tidak disampaikan secara kaku, melainkan diturunkan ke dalam sebuah simulasi taktis berbentuk jajaran permainan.
Pesan untuk Sesama Penjelajah
Keberhasilan menaklukkan LDKO 1 menjadi bukti nyata bahwa sinergi dan pemahaman nilai organisasi dapat menyatukan banyak kepala. Di akhir petualangan, tersirat sebuah pesan penyemangat bagi seluruh pengurus yang akan mengarungi satu periode kepengurusan ke depan.
Ketika permainan berhasil diselesaikan, esensi petualangan yang sesungguhnya justru baru dimulai. Melalui nilai profesional, kekeluargaan, demokrasi, serta budaya kerja yang reliable, respect, dan appreciations, sekat-sekat antar-departemen kini telah runtuh. Kabinet Trikatha siap melangkah mantap, membawa perubahan, dan mengarungi masa kepengurusan sebagai satu kesatuan yang tak terpisahkan.
Keenan Raditya
-Biro Kaderisasi Hima Humas-